Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan

Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan - Halo, kembali bersama kami SusuBubukDancow.xyz - Website Berisi Artikel Susu Terupdate, Pada kesempatan hari ini kami akan membahas seputar Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan, kami telah mempersiapkan berita ini dengan benar guna anda baca dan serap informasi didalamnya. semoga seluruh isi postingan berita Histologi & Patologi, yang kami posting ini bisa anda mengerti, selamat membaca.

Judul Berita : Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan
good link : Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan

Baca juga


Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan

JENIS TULANG

Tulang kompak, kortikal, lamelar : tulang tersusun sebagai lapisan konsentrik disebut lamela. Ditengahnya terdapat kanal haversian dan pembuluh darah. Biasanya ditemukan pada bagian tepi tulang.

Tulang kanselus,spongy tersusun atas trabekula berdekatan dengan sumsum tulang. Biasa ditemukan pada sisi dalam.

Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan
Struktur Tulang


STRUKTUR MELINTANG TULANG PANJANG

  • Diaphysis : ditandai oleh adanya rongga medula pada bagian dalamnya
  • Epiphysis : terdapat pada ujung tulang
  • Metaphysis : ditemukan diantara diaphysis dan epiphysis. Tempat ossifikasi
  • Kartilago artikular : kartilago hialin yang membungkus ujung tulang panjang.
  • Periosteum : bagian osteogenik dari tepi tulang.
  • Endoosteum : bagian dari rongga tulang juga memiliki sifat osteogenik.
Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan
Bagian Tulang



TIPE SEL TULANG

  1. Osteoblas: merupakan sel pembentuk tl. Ditmkn pd permkn sel tl, fungsinya membtk osteoid  dan memproduksi prostaglandin, alkaline phosphatase (mineral tulang). Berperan aktif dlm perbaikan dan remodeling tl dan homeostasis ion calsium dan phosphat dlm darah.
  2. Osteosit: bersal dari osteoblas terperangkap dlm matriknya sendiri. Daerah yang ditempati disebut dg lakuna. Fungsinya membtk tl, memelihara matrik dan homeostasis calsium.
  3. Osteoklas : Sel yg bertanggung jawab meresopsi tl. Sel ini besar, brinti banyak terletak pd permkn tl yg diebut Howship`s lakuna . Sel ini memiliki peran yg sama dengan osteoblas. Osteoklas dewasa melakukan migrasi dan tesebar pada permukaan tulang.

MATRIK TULANG

  • Kolagen 85 % - 90 % dari total protein tulang
  • Protein non kolagen jumlahnya sedikit tapi sangat penting.
    • Fibronektin, osteopanktin sebagai perekat
    • Proteoglikan
    • Osteokalsin mengandung asam gamma carboxyglutamik. Penting untuk perbaikan tulang
    • Protein yang berhubungan dengan pertumbuhan: beta-TGF dan beta-growth factor like insulin.
  • Hydroxyapatite (non protein): Merupakan kalsium tulang (kalsium phosphate).

Persendian

  • Synarthroses: sendi dengan gerak minimal
    • Syndesmoses: tulang yang dihubungkan dengan jaringan fibrous padat spt pd tl kepala
    • Synchondroses: tulang yang dihubungkan oleh tulang rawan spt symphysis pubis.
  • Diarthroses: sendi gerak.
    • Kartilago artikular
    • Kapsul sendi
    • Membran synovial

Karakter Ossifikasi

  • Osteoid (pre-bone): matrik awal  disekresikan oleh osteoblas, sebelum proses mineralisasi.
  • Tulang woven: osteosit tersebar dan secara acak membentuk tulang. Semua tulang berawal dari tulang woven.
  • Ditemukan spikula kemudian menjadi trabekula
  • Tulang woven direformasi menjadi tulang cortical dan tulang spongy.
  • Pembentukan tulang terjadi dengan dua cara :
    • Ossifikasi Intramembranus (pd batok kepala):
    • Berkembangnya pusat ossifikasi
    • Calsifikasi
    • Pembentukan trabekula
    • Pembentukan periosteum

  • Ossifikasi endochondralis: (terjadi pada tulang panjang)
    • Dimulai dari munculnya model tulang rawan
    • Model tulang rawan tumbuh
    • Pusat ossifikasi primer berkembang (fetus)
    • Rongga medula berkembang
    • Pusat ossifikasi sekunder berkembang
    • Terbentuk lempeng petumbuhan epiphysiel dan kartilago artikular.

Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan
Kalsifikasi endokondral


Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan

  • Remodeling adalah proses resorpsi tulang disertai dg adanya sedikit perubahan btk dapat terjadi selama hidup.
  • Modeling adalah perubahan bentuk dan kontur tulang pada keadaan sakit maupun pertumbuhan normal.

Istilah  abnormalitas pada tulang rangka

  • Distropi : Kelainan yang terjadi akibat nutrisi buruk.
  • Displasia : Pertumbuhan yang abnormal.
  • Amelia : Tidak ditemukan satu atau kedua tungkai
  • Hemimelia : Tidak ditemukannya segmen memanjang tungkai.
  • Phocomelia : Mengecilnya tungkai, tangan dan kaki yang melekat langsung pada tubuh.
  • Sinostosis : Ukuran dan bentuk tulang sama yang harus berbeda
  • Sindaktili : Menyatunya jari terdekat
  • Kiphosis : Tulang belakang melengkung ke arah belakang
  • Scoliosis : Tulang belakang melengkung ke samping.
  • Kiphoscoliosis : Tulang belakang melengkung ke arah dorsal.
  • Lordosis : Tulang belakang melengkung ke arah ventral.

Osteopetrosis

Adalah suatu penyakit osteosklerosis (peningkatan massa tulang) yang ditemukan anjing, biri-biri, kuda dan beberapa hewan laboratorium lainnya. Terjadi akibat gagalnya osteoklas meresorpsi kartilago, akibat rongga medula penuh oleh kartilago. Tulang menjadi padat (tidak memiliki rongga medula) namun mudah patah.

Osteogenesis imperfekta

Suatu penyakit pada sapi yang menyerang jaringan tulang, gigi dan tendon. Klinis pada sapi berupa tulang mudah fraktur, sendi lemah dan cacat pada gigi. Jaringan tulang kekurangan kolagen dan osteonektin. 

Penyakit metabolisma pada tulang

Osteoporosis 

Suatu istilah untuk menyatakan adanya rasa sakit dan fraktur. Ditandai adanya penurunan massa tulang (osteopenia) namun proses mineralisasi tetap berlangsung.
  • Tanda yg lain :
    • Ketebalan kortek tulang menurun
    • Trabekula menghilang
    • Rongga medula menghilang

Ricketsia dan osteomalacia. 

Penyakit yang berturut-turut ditemukan pada tulang muda dan dewasa. Ricketsia disebabkan oleh defisiensi vitamin D dan phosphor. Sedangkan osteomalacia (tidak cukupnya calsifikasi tulang) terjadi akibat defisiensi kalsium.

Fibrous Osteodistrophy

Adalah lesi akibat meningkatnya resorpsi osteoklas dan pergantian jaringan tulang oleh jaringan fibrous. Secara sekunder dapat diakibatkan oleh hiperparathyroid.
Tanda dari lesi ini :
  1. Kelemahan dan rasa sakit pada tulang
  2. Fraktur patologik
  3. Deformitas
  4. Pada hewan muda dkelirukan dengan ricket

Ditemukan pd hewan muda yg dietnya rendah kalsium dan phosphornya tinggi
Ciri ciri FO:
  1. Tulang mudah patah
  2. Permukaan artikularnya kolap
  3. Vertebrae dan tl rusuk btknya abnormal

Renal osteodistrophy

  • Penyakit yg terjadi akibat gagal ginjal. Anjing adl hewan yg paling umum menderita RO.
  • Klinisnya : sakit pada tulang, giginya mudah tanggal., deformitas pada maksila dan mandibula
  • Pemicu :
    • Glomerulus tidak berfungsi
    • Ekskresi phosphat terganggu
    • Produksi 1,25-Dihydroxyvitamin D tidak memadai
    • Acidosis.

Radang Pada Tulang (osteitis)

  • Dapat disebabkan oleh:
    • Bakteri
    • Virus
    • Jamur
    • Protozoa
  • Ciri : lemah dan kesakitan

Osteomyelitis (peradangan pada rongga medula tulang) seringkali bersifat kronis

  • Ciri :
    • Nekrosis dan pelenyapan massa tulang.
    • Adanya pembentukan tulang baru.
    • Bakteri masuk ke dalam tulang melalui :
      • Fraktur terbuka
      • Sinusitis, periodontitis atau otitis media
      • Arthritis suppurative

Lesi proliferative (pembentukan tulang baru yang berlebihan)

Dapat dijumpai pada :
  • Kesembuhan tulang akibat fraktur
  • Osteomyelitis kronis
  • Degenerasi persendian
Exostosis atau osteopathy mengindikasikan adanya bentukan yang menonjol dari permukaan tulang.

Craniomandibular Osteopathy (rahang singa)

  • Secara spesifik lesi ditemukan pada anjing West Highland atau Scotish terrier.
  • Lesinya bersifat simetris bilateral disertai pmbtkn tulang baru pada daerah mandibula, occipitalis, temporalis dan di lain tempat
  • Penyakit ditemukan pada anjing umur 1 – 7 bulan dan dapat menghilang setelah beberapa waktu kemudian.
  • Hewan penderita kesulitan dan kesakitan saat mengunyah dan otot kepala dapat atropi.

Osteochondromas (Penonjolan kartilago)

  • Dapat ditemukan pada anjing, kucing dan kuda
  • Pada kuda dan anjing lesinya bersifat genetik
  • Lesinya menonjol dari permukaan tulang sebagai massa asing terletak berdekatan dgn lempeng pertumbuhan.
  • Lesinya dapat ditemukan pada : tulang panjang, costae, vertebrae, scapula dan pelvis.

Tumor pada tulang

  1. Ossifying fibroma
  2. Fibrosarcoma
  3. Chondromas
  4. Chondrosarcoma
  5. Osteomas
  6. Osteosarcoma
  7. Mandibular osteosarcomas

Penyakit pada sendi

Sendi tulang (artikular) :
  1. Sebagai penghubung struktur rangka
  2. Dapat melakukan pergerakan
  3. Berfungsi sebagai bantalan
  4. Dilindungi oleh cairan sendi tulang (sinovial)
  5. Menghubungkan dua ujung tulang yg diikat oleh suatu kapsul dan ligamen.
  6. Permukaan dalam kapsul dilapisi membran sinovial
  7. Ujung tulang dilapisi oleh artikular kartilago.
  8. Ruang sendi mengandung cairan sinovial dan ditemukan fibrokartilago di beberapa tempat.
  9. Cairan sinovial bekerja pada koefisien friksi rendah dan mampu melumaskan dirinya sendiri.
  10. Cairan sinovial adalah suatu protein, jernih, tidak berwarna dan kental.

Ciri kartilago artikular :
  1. Berwarna putih sampai biru
  2. Permukaannya halus
  3. Berminyak
  4. Tebal pada yang muda
  5. Tipis dan berwarna kuning pada yang tua.

Kehilangan proteoglikan (bahan remodeling) menyebabkan :
  1. Terganggunya lubrikasi
  2. Rusaknya serat kolagen
  3. Serat kolagen memadat dan meruncing (fibrilasi)
  4. Fibrilasi yang menyebabkan hilangnya kartilago artikular menyebabkan permukaan tulang subchondralis terlihat padat, mengkilap dan keras (eburnasi).

Hip displasia

  • Dapat ditemukan pada anjing dan sapi
  • Bersifat genetik
  • Penykit baru terlihat setelah berumur satu tahun
  • Lesinya terdiri dari :
    • Erosi pd kartilago artikular
    • Malformasi pada permukaan artikular
    • Pembentukan artikular osteophaty
    • Eburnasi.

Lesi akibat radang

  • Artritis  (peradangan pada struktur artikular).
  • Ditandai oleh adanya sel radang pada membran sinovial.
  • Dibedakan berdasarkan atas : Penyebab, durasi, sifat eksudat : serus, purulen, fibrinus dan limfoplasmasitik.
  • Sinovitis: peradangan terbatas pada cairan sinovial.
Artritis dapat menjadi hal yang sangat serius akibat :
  • Adanya rasa sakit yang amat sangat
  • Cacat permanen
  • Kelumpuhan


Demikianlah Berita dari kami Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan

Sekianlah artikel Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan hari ini, semoga dapat memberi pengetahuan untuk anda semua. ok, sampai jumpa di artikel berikutnya. Terima Kasih

Anda saat ini sekarang membaca berita Patologi Tulang dan Persendian pada Hewan dengan alamat link https://www.susububukdancow.xyz/2016/03/patologi-tulang-dan-persendian-pada.html

Post a comment

0 Comments